Pembelajaran selama ini sering kali masih berorientasi pada hafalan dan kurang
memperhatikan kondisi emosional siswa.
Tekanan akademik, pengaruh media sosial, serta perubahan nilai sosial berdampak pada
menurunnya motivasi belajar.
Ben JEMBAR hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pembelajaran yang lebih humanis dan
relevan.
